Gerak Cepat BP4 Sulteng, Pengurus Morowali Raya Dikukuhkan
Morowali — Usai dikukuhkan oleh Menteri Agama beberapa waktu lalu, Badan Penasihatan, Pembinaan, dan Pelestarian Perkawinan (BP4) Provinsi Sulawesi Tengah bergerak cepat memperkuat struktur organisasi hingga ke daerah.
Langkah konkret tersebut diwujudkan melalui pengukuhan kepengurusan BP4 Kabupaten Morowali dan Kabupaten Morowali Utara.
Pengukuhan tersebut lakukan langsung Ketua BP4 Sulteng, Saggaf S. Pettalongi, dan disaksikan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah bersama unsur Forkopimda serta para undangan lainnya. Senin, (20/4/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari konsolidasi organisasi pascapengukuhan tingkat pusat, sekaligus menandai komitmen BP4 Sulteng dalam mempercepat penguatan layanan pembinaan keluarga di daerah.
Dalam sambutannya, Saggaf menegaskan bahwa BP4 merupakan mitra strategis pemerintah yang berada di garda terdepan dalam membangun ketahanan keluarga.
Program-program BP4, menurutnya, merupakan bagian dari implementasi kebijakan pemerintah pusat, khususnya Kementerian Agama serta kementerian terkait seperti Badan Kependudukan dan perlindungan perempuan dan anak.
“Pasca pengukuhan di tingkat pusat, BP4 Sulteng langsung melakukan konsolidasi hingga ke daerah. Ini penting agar program pembinaan keluarga dapat berjalan efektif dan menyentuh masyarakat secara langsung,” ujarnya.
Ia menambahkan, keluarga menjadi titik awal dalam membangun masyarakat yang harmonis. Nilai-nilai cinta, kasih sayang, dan toleransi yang menjadi dasar pembangunan Kementerian Agama harus dimulai dari lingkungan keluarga.
Saggaf juga mengungkapkan tingginya angka perceraian sebagai tantangan serius. Pada 2025, tercatat sebanyak 4.175 kasus perceraian di Sulawesi Tengah, dengan sekitar 71 persen merupakan cerai gugat.
“Data ini menjadi alarm bagi kita semua. BP4 harus hadir memberikan edukasi, pendampingan, dan mediasi agar ketahanan keluarga semakin kuat,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah, Junaidin menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah cepat BP4 tersebut.
Ia menilai peran BP4 sangat membantu tugas Kementerian Agama dalam pembinaan umat dan penguatan institusi keluarga.
“BP4 adalah mitra penting Kementerian Agama. Kehadirannya memperkuat upaya kita dalam mewujudkan keluarga yang harmonis dan masyarakat yang damai,” ujarnya.
Melalui pengukuhan ini, BP4 Kabupaten Morowali dan Morowali Utara diharapkan mampu menjalankan peran secara optimal sebagai ujung tombak pembinaan perkawinan dan keluarga, sekaligus mempercepat terwujudnya masyarakat yang rukun, toleran, dan sejahtera.
