Kepala BP4: Negara Kuat Berawal dari Keluarga
Jakarta, BP4—Kepala BP4 Pusat yang juga Menteri Agama, Nasaruddin Umar, menyampaikan pesan yang tajam mengenai kondisi sosial saat ini. Ia menyoroti tingginya angka perceraian yang berdampak langsung pada masa depan generasi muda. Hal tersebut disampaikan saat temu wartawan setelah membuka acara Rakernas BP4 di Jakarta baru-baru ini (12/2).
“Tidak mungkin kita memiliki negara yang ideal kalau terdiri dari keluarga yang berantakan. Keluarga merupakan pondasi kekuatan bangsa dan negara,” ungkap Menag.
Nasaruddin juga memaparkan fakta miris bahwa 90% anak-anak yang terjerat narkoba berasal dari keluarga yang tidak utuh atau broken home. Jika keluarga rusak, maka ketahanan negara pun dipertaruhkan.
“Keluarga broken home telah melahirkan anak-anak yang bermasalah secara sosial, seperti terjerat Narkobaa tau tawuran”, tegasnya.
Lebih lanjut Nasaruddin berpesan kepada masyarakat untuk terus peduli tentang pentingnya menjaga ketahanan dan kelestarian keluarga sebagai penjaga keutuhan Masyarakat.
“Untuk mencegah itu semua, masyarakat harus ikut aktif, khusus BP4 untuk terlibat dalam menjaga kelestarian keluarga agar tidak retak. Ini tugas kemanusiaan, karena keluarga adalah benteng peradaban kita” tutupnya.
Rakernas dihadiri oleh pengurus BP4 wilayah seluruh Indonesia dengan menghadirkan berbagai pembicara kunci, diantaranya perwakilan dari Direktorat Jenderal Badilag Mahkamah Agung, BKKBN, Kementerian PPPA, dan lain-lain. Dalam kesempatan tersebut dibahas berbagai program kerja, pengembangan kelembagaan BP4, penguatan AD/ART, dan penyelenggaraan konseling baik online maupun offline. (bieb)
